MENENTUKAN JENIS JENIS KATA DAN PARAGRAF DALAM ARTIKEL KENDALA PROGRAM MAKANAN BERGIZI GRATIS (MBG)
1. Kata Benda (Nomina)
adalah menyatakan orang, benda, tempat, konsep
Contoh dalam teks:
program, anak sekolah, gizi, pendidikan, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, infrastruktur, logistik, fasilitas, dapur, makanan, anggaran, pendanaan, menu, keamanan, koordinasi, manajemen, budaya, partisipasi, orang tua, data, masyarakat
2. Kata Kerja (Verba)
adalah menyatakan aktivitas/proses
Contoh dalam teks:
mengatasi, meningkatkan, menghadapi, menyalurkan, menyajikan, melaksanakan, mendukung, mengelola, membuka, menyebabkan, menerima, mengukur, merencanakan, menyiapkan, mengolah, menjaga
3. Kata Sifat (Adjektiva)
adalah menerangkan sifat/keadaan
Contoh dalam teks:
positif, gratis, terpencil, higienis, nasional, monoton, bosan, lambat, efektif, akurat, berkelanjutan, lemah, berbeda-beda
4. Kata Keterangan (Adverbia)
adalah memberi keterangan tambahan
Contoh dalam teks:
sering, baik, cepat, cukup, langsung, rutin, sangat, kurang, tanpa, apalagi
5. Kata Ganti (Pronomina)
adalah mengganti kata benda
Contoh dalam teks:
kita, mereka, ini, itu, yang, anak-anak
6. Kata Bilangan (Numeralia)
adalah menyatakan jumlah/urutan
Contoh dalam teks:
satu (satu titik, satu upaya), beberapa (sekolah, kendala), banyak (sekolah, anak), 1, 2, 3, 4, 5, 6 (penomoran aspek kendala)
7. Kata Tugas (Partikel)
Kata hubung (konjungsi): dan, atau, tetapi, karena, meskipun, sehingga
Kata depan (preposisi): di, ke, dari, pada, dengan, untuk, tanpa
Kata penegas: -lah (sangat diperlukan → sebenarnya bisa ditambah dengan "diperlukanlah")
8. Kata Sandang
Contoh jarang, tapi bisa ditemukan:
sang anak (jika dipakai dalam konteks tertentu, meski di teks tidak muncul eksplisit)
9. Kata Ulang (Reduplikasi)
Contoh dalam teks:
berbeda-beda, anak-anak, sekolah-sekolah, daerah-daerah, makanan-makanan
10. Kata Majemuk
Contoh dalam teks:
makan bergizi, makan gratis, tempat penyimpanan, kepala sekolah, wali murid, tenaga kerja, rumah sakit
JENIS JENIS PARAGRAFNYA
Paragraf 1
“Pelaksanaan program makan bergizi gratis untuk anak sekolah adalah langkah positif ... maupun evaluasi.”
👉 Jenis: Deduktif
Karena gagasan utamanya ada di awal: program makan bergizi itu langkah positif, lalu dijelaskan kendala-kendalanya.
1. Kendala Infrastruktur dan Logistik
“Fasilitas dapur tidak memadai … Kurangnya tenaga pendukung.”
👉 Jenis: Induktif
Karena diawali dengan contoh-contoh (fasilitas dapur, distribusi makanan, tenaga pendukung) baru mengarah ke gagasan umum: kendala infrastruktur dan logistik.
2. Kendala Anggaran dan Pendanaan
“Dana tidak mencukupi … penyalahgunaan dana makanan.”
👉 Jenis: Induktif
Disajikan fakta-fakta khusus dulu (dana tidak cukup, tidak merata, rawan korupsi) → membentuk kesimpulan umum bahwa anggaran menjadi kendala.
3. Kendala Kualitas dan Keamanan Makanan
“Menu tidak sesuai standar gizi … menu yang monoton.”
👉 Jenis: Induktif
Diawali dengan hal-hal khusus (menu seadanya, kontaminasi, monoton) → menuju pada kendala kualitas makanan.
4. Kendala Koordinasi dan Manajemen
“Kurangnya koordinasi lintas sektor … tidak dibekali pelatihan.”
👉 Jenis: Induktif
Dimulai dengan penjelasan contoh-contoh nyata → kesimpulan bahwa masalah ada pada koordinasi/manajemen.
5. Kendala Sosial dan Budaya
“Selera dan kebiasaan makan berbeda-beda … kurang mendukung program ini.”
👉 Jenis: Induktif
Fakta-fakta sosial-budaya diuraikan dulu (selera, stigma, peran orang tua) → kesimpulannya kendala sosial budaya.
6. Kendala Monitoring dan Evaluasi
“Data gizi dan kebutuhan tidak akurat … kualitas makanan dan efektivitas program sulit diukur.”
👉 Jenis: Induktif
Contoh masalah dituliskan dulu → lalu menunjukkan kendala monitoring dan evaluasi.
Kesimpulan
“Program makan bergizi gratis adalah upaya penting … holistik dan berkelanjutan sangat diperlukan.”
👉 Jenis: Campuran
Karena ada kalimat utama di awal (program makan bergizi itu penting) → dijelaskan faktor pendukung → ditutup dengan penegasan di akhir.
Komentar
Posting Komentar